Posts

Showing posts from April, 2021

PENUGASAN 5 -- QUEUE

Image
  Konversi Infix ke Postfix dengan Menggunakan Queue Notasi Matematika Prefix, Infix, dan Postfix 1. Prefix Prefix  adalah metode penulisan dengan meletakkan  operator di depan operand  dan tanpa menuliskan tanda kurung. Contoh pemakaian prefix adalah  +AB, – +ABC, * + AB – CD. 2. Infix Infix  adalah cara penulisan ungkapan dengan meletakkan  operator di antara dua operand  dalam hal ini pemakaian tanda kurung sangat menentukan hasil operasi. Contoh pemakaian infix adalah A+B, A+B-C, (A+B)*(C-D). 3. Postfix Postfix  adalah metode penulisan dengan menuliskan  operator setelah operand  dan tanpa menuliskan tanda kurung. Contoh penulisan sufix adalah AB + , AB + C – , AB + CD -*. Konversi Infix ke Postfix Konversi infix ke postfix dapat dilakukan dengan menggunakan stack ataupun queue. 1. Stack Class /** * Write a description of class Stack here. * * @author Adelia Hasna Surya Putri * @version 27/04/2021 */ public class ...

PENUGASAN 4 -- STACK

Image
  S T A C K Stack merupakan suatu struktur data yang berbentuk tumpukan di mana proses memasukkan dan mengeluarkan data dilakukan pada satu “pintu” yang sama. Hal ini berbeda dengan struktur data Queue/antrian yang menggunakan dua “pintu”, satu pintu untuk masuk antrian dan pintu lainnya untuk keluar dari antrian.  Struktur data Stack merupakan struktur data yang bersifat LIFO ( Last in First Out ) artinya data yang masuk terakhir adalah data yang bisa keluar terlebih dahulu. Metode dalam Stack 1. Push, digunakan untuk memasukkan data ke dalam Stack public void push ( Object object ){ list . add ( object ); currentIndex ++; } 2. Pop, digunakan untuk mengeluarkan data teratas dari Stack public Object pop (){ Object object = list . remove ( currentIndex ); currentIndex --; return object ; } 3. Peek, digunakan untuk melihat data yang berada di posisi paling atas public Object peek (){ return list . get ( currentIndex ); } 4. Count, dig...

PENUGASAN 3 -- Konsep Sorting

Image
SORTING Sorting adalah proses menyusun elemen-elemen dengan tata urut tertentu dan proses tersebut terimplementasi dalam bermacam aplikasi. dalam artian lain, sorting digunakan untuk mrngurutkan data seperti kata, buku, no. telepon, dll. sorting yang diterapkan menggunakan tipe data array agar pemahaman dan implementasinya lebih mudah. pada umumnya terdapat dua jenis pengurutan: 1. Ascending (naik) contoh: Data array= {22, 10, 15, 3, 8, 2} Data ascending : 2 3 8 10 15 22 2. Descending (turun) contoh: Data array= {22, 10, 15, 3, 8, 2} Data descending : 22 15 10 8 3 2 Type of Sorting Data  1. Bubble Sort Bubble sort merupakan algoritma pengurutan paling tua dengan metode pengurutan yang paling sederhana. pengurutan dilakukan dengan memandingkan masing-masing item dala array, menukar item bila diperlukan, dan mengulanginya sampai array berurutan, sehingga tidak ada item lagi yang dapat ditukar. Kelebihan Bubble sort: a) Proses penghitungan sederhana b) Algoritma Bubble sort mudah dipa...